Thursday, March 20th, 2008
ps. saya sudah coba cari ilustrasi foto buat buruh gendong di indonesia, tapi ga nemu di kang google. mungkin mereka memang terabaikan. saking terabainya, tak ada yang memotret, tak ada stok foto yang tersedia!
.......
dan buruh gendong
seandainya ada penghasilan yg lebih baik…
tak kan ada yg mau jadi buruh gendong
seandainya ada keterampilan ...
Posted in puisi | 3 Comments »
Tuesday, March 18th, 2008
Tesis bahwa negara kita lalai terhadap warganya agaknya belum perlu dicabut. Setelah Daeng Basse di Makassar, kini Iis di Jakarta (5 hari lalu). Belum luput kepiluan kita melihat tayangan berita di TV maupun berita di koran tentang Basse ibu hamil 7 bulan yang meninggal kelaparan. Anda harus mengusap lagi ...
Posted in Opini | 6 Comments »
Monday, March 17th, 2008
When I was a student I used to discuss about poverty trap. But as the time goes, I become aware that not only the poor who are trapped in poverty cycle, but also people with better economic income may do so.
It is well described by Kyosaki in his two master ...
Posted in Kolom | No Comments »
Sunday, March 16th, 2008
Banyak orang yang salah paham dengan wicara tentang ekonomi kerakyatan. Contohnya, seorang teman saya di Jakarta dulu. Jika sudah membantu usaha-usaha kecil sudah dengan sendirinya ia anggap menjalankan kebijakan ekonomi kerakyatan. Padahal yang ia lakukan, hanyalah fragmen kecil sistem ekonomi kerakyatan yang sejati.
Istilah "ekonomi rakyat" dan "ekonomi kerakyatan" adalah ...
Posted in Opini | 4 Comments »
Tuesday, March 11th, 2008
Tercengang, sedih, lalu geram. Demikian reaksi saya membaca berita kematian seorang ibu yang sedang hamil 7 bulan di Makassar akhir Februari. Daeng Basse, ibu hamil itu meninggal setelah didera kelaparan berlarut-larut. Juga menderita diare berjam-jam sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir. Bahir, anaknya yang masih balita, akhirnya ikut pula menemani menghadap ...
Posted in Artikel | 5 Comments »