March 11th, 2008
Tercengang, sedih, lalu geram. Demikian reaksi saya membaca berita kematian seorang ibu yang sedang hamil 7 bulan di Makassar akhir Februari. Daeng Basse, ibu hamil itu meninggal setelah didera kelaparan berlarut-larut. Juga menderita diare berjam-jam sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir. Bahir, anaknya yang masih balita, akhirnya ikut pula menemani menghadap sang Khalik. Betapa sempurna penderitaanya!
Entah apa yang ia santap sehingga mencret puluhan kali. Saya bahkan tak sanggup membayangkan apa yang mampu ia jejalkan ke dalam perutnya, lalu terbuang kembali. Ibu ini tak punya apa-apa untuk dimakan. Dalam lapar dan keperihan perutnya, ia hanya terbaring hingga nafas terakhir.
Read the rest of this entry »
Posted in Artikel | 5 Comments »