Edan, Dana Tsunami untuk Senjata

March 18th, 2008 | by ilham |

Negeri ini memang sudah edan. Uang rakyat yang jelas-jelas peruntukannya pun bisa salah urus. Apalagi yang memang “ga jelas”.

Demikian yang saya rasakan sehubungan tindakan BRR yang semakin edan. Terungkap di sejumlah media lokal bahwa BRR menggunakan sebagian dana korban tsunami untuk membeli senjata. Padahal dana bantuan dari berbagai negara dan lembaga donor tersebut jelas untuk rakyat yang diamuk tsunami. Bukan justru dibelikan senjata. Dalam kasus Aceh sudah terlalu sering senjata milik militer dipakai untuk membunuh rakyat.

Konon pengadaan alat militer yang dilakukan BRR mencakup suku cadang/ban pesawat, peralatan berat, serta persenjataan ringan dan amunisi bagi TNI/polri. Rinciannya jumlah amunisi yang dibeli mencapai 19.769 butir, suku cadang dan ban pesawat 2.299 unit, alat utama militer 985 unit, senjata 295 unit, senapan dan pistol 56 unit, alat berat militer 483 unit, dan lainnya.

Tindakan BRR NAD-Nias untuk membeli peralatan sendiri jelas merupakan satu tindakan yang telah melanggar buleprint (pedoman pelaksanaan) rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh dan Nias. Apalagi ternyata tindakan tersebut memang tak ada dalam rencana strategis BRR.

Hingga kini kinerja BRR masih terus mendapat sorotan. Baik menyangkut pencapaian target, kualitas pekerjaan, maupun janji-janjinya kepada masyarakat. Sebaliknya, karena keinginan menghabiskan anggaran, uang rakyat pun digunakan untuk beli senjata. Sayang sekali …

  1. 12 Responses to “Edan, Dana Tsunami untuk Senjata”

  2. By arif on Mar 18, 2008 | Reply

    Ini memang negeri anomali. Nggak ada komentar lebih jauh. Capai mikirnya.

  3. By crvy on Mar 18, 2008 | Reply

    kurang ajaarr…!

  4. By cucu pahlawan '45 on Mar 19, 2008 | Reply

    Bang ilham..
    sy menggaris bawahi kalimat “Dalam kasus Aceh sudah terlalu sering senjata milik militer dipakai untuk membunuh rakyat”. dalam hal ini kt kudu mencermati bahwa mungkin tidak semua masyarakat sipil tanpa senjata saja yang ‘ditembakin’, tapi bisa jadi masyarakat sipil bersenjata-pun jadi sasaran tembak aparat militer dari negeri kita karena mereka-pun ikut menembak atau memprovokasi. jadi menurut saya bang ilham harus objektive melihat satu peristiwa. sedangkan dana tsunami digunakan untuk beli senjata, komentar saya sama seperti crvy & arif.
    salam (r)evolusi..

  5. By ilham on Mar 19, 2008 | Reply

    @ By cucu pahlawan ‘45 on Mar 19, 2008
    Betul. Sy cuma mau menambahkan bahwa kita bicara di level kebijakan. keberadaan militer di Aceh merubapakan bagian kebijakan yang berlebihan (baca represif). kalo diperpanjang bisa saja ada yg mengatakan bahwa keberadaan militer justru karena ada gerakan etnonasionalime. kalo sudah sampai disini, maka pertanyaanya, akar masalah dari munculnya gerakan itu di mana? itu sudah jelas tidak lahir begitu saja bukan?

    sementara tindakan BRR adalah kebijakan yg diambil sedemikian rupa diluar yg digariskan…
    apapun tujuannya, jelas bisa melukai perdamaian yang sudah dibangun dengan susah payah…

  6. By ario,putra sang fajar on Apr 2, 2008 | Reply

    Banyak dari kita menyadari segala kekurangan negeri ini, tapi yang kita bingung kok tidak ada aksi!!!
    Jadi rakyat harus bersatu untuk berevolusi!!!

  7. By landy on Apr 9, 2008 | Reply

    tidak usah dipikirlah bang. itu baru aceh, belum yg lainnya. penyalahgunan seperti itu sangat wajar kalo di negara kita karena yg megang penentuan kebijakan kan orang korup semua. jangan lupa juga bang sebagian besar penentu kebijakan itu kan asalnya dari mana lagi kalo bukan dari IPDN yg mayoritasnya bermental pembunuh itu. mungkin yg penting jangan sampailah kita yg terkena oleh mereka. moral yg sudah hancur begitu juga bagaimana mau diubahnya, ya kan?

  8. By ayahthari on Apr 10, 2008 | Reply

    hihihi…aku sih cuek aja, mo beli senjata, mo rudal, mo nuclear…asal aku masih bernyawa sampai sekarang aja syukur hihihihi

  9. By Beca on Apr 28, 2008 | Reply

    Bener2 bikin rancu negara indonesia, Lah Wonk Yang Mimpin Ga Jelas, Rakyat Dah Kecekik Eh dia malah Nyanteeee Aja, Dasar Gueblek

  10. By blue on Apr 29, 2008 | Reply

    Bung Ilham…

    Apakah ada bukti kuat atau cuma rumor saja?

    Saya rasa tdk akan semudah itu membelanjakan dana international!
    Apakah anda punya bukti kuat, akurat, tertulis atau hanya sekedar dapat berita yang tidak jelas dari warung kopi??
    Just for remind….di negeri bekas konflik adalah hal biasa banyak rumor dan isu yg tidak jelas beredar..dia antara masyarakat banyak krn mungkin ada sekelompok org yg kecewa dg sebuah kebijakan. Perlu di telusuri lebih jauh kalau itu memang benar terbukti !
    kalau perlu di announce ke media Masa. Bisa hubungi Metro TV atau yg lain.
    Tapi kalau tdk ada bukti kuat…maaf, sepertinya ini hanya obrolan di kedai kopi sambil ngabisin sore….

    No Offense lho,…tapi kalau anda sering berkunjung ke Forum Militer, pasti tahu dan tdk gampang terprovokasi atau percaya atas ucapan2 yg beredar di Masyarakat, kecuali ada bukti yg kuat dan akurat.

    Thanks dan semoga website ini jauh lebih maju dg menampilkan info2 terkini ttg kendaraan roda 2. Bravo

  11. By ihsan on May 10, 2008 | Reply

    motornya bagus banget tu, pasti orangnya hebat banget

  12. By jagad on Jun 10, 2008 | Reply

    kalau boleh saya pesan senjata satu, tapi buatan empu gandring. juga pesan motor..eh..dokar kereta kencana buat keliling2 kota. lumayan, siapa tahu ada srikandi lagi lewat. asal jangan mbok mban aja yang lewat

  13. By ardy on Jul 29, 2008 | Reply

    sayang ya kalau negara kita sudah kayak begini, masih untung ada pacasila yang sudah tertata rapi dengan ayat-ayatnya, boleh lah untuk kita jadikan simbol

Post a Comment